Efek
“skala besar” zat
Walaupun sukar untuk meramalkan arah dan lingkup perkembangan kimia abad 21, jelas bahwa kimia di abad 21 harus menjaga kesetimbangan yang baik dengan alam. Lebih lanjut, kimia harus mengembalikan lingkungan yang pada derajat tertentu telah rusak. Kimia dan industri kimia sebelum pertengahan abad 20 dibiarkan berkembang tanpa batasan dan pertanggungjawaban. Kerusakan yang diakibatkan oleh perkembangan itu meluas di mana-mana.
Baru pada pertengahan abad 20 itulah kita menyadari bahwa kita telah kehilangan banyak akibat perkembangan industri kimia yang cepat dan ekstensif. Tetapi orang yang menyadari masalah ini masih sedikit. Lebih-lebih, tanggapan pemerintah dan masyarakat ilmiah tidak juga segera. Namun, untungnya dengan waktu orang menyadari bahwa ada masalah.
Di awal gerakan lingkungan, efek langsung seperti kerusakan lingkungan di dekat pabrik yang menjadi perhatian. Perlu beberapa waktu sebelum orang mengkritisi industrinya.
Kimia
lingkungan
Usaha-usaha untuk melindungi bumi dari
kerusakan lebih lanjut melahirkan cabang kimia baru, yakni kimia lingkungan. Apa yang
dapat kimia lakukan untuk memperbaiki lingkungan bergantung pada situasinya.
Dalam isu kerusakan lapisan ozon, kimia memerankan peran menentukan dari awal.
Kimiawanlah yang mendeteksi adanya masalah dan yang mengusulkan metoda untuk
memecahkan masalah ini.
Di tahun 1995, hadiah Nobel kimia dianugerhakan ke tiga kimiawan termasuk
Rowland yang telah memberikan sumbangan bear pada kimia lingkungan. Merupakan
hal penting bahwa kimiawan dalam bidang kimia baru ini diberi hadiah Nobel. Ini
juga menunjukkan bahwa dunia mulai mengenal pentingnya kimia lingkungan.Peran kimia dalam isu energi juga sangat besar. Perlu segera dilakukan reduksi konsumsi bahan bakar fosil untuk menjaga lingkungan dan sumber daya alam. Kimia dapat menyumbangkan banyak hal untuk memecahkan isu energi dengan memproduksi sel surya yang efisien atau dengan mengembangkan kimia C1 yang bertujuan mengubah senyawa satu atom karbon seprti karbon dioksida menjadi bahan bakar, dsb.
Sebagai kesimpulan, peran kimia adalah untuk mengendalikan agar masyarakat berkelanjutan dapat dicapai. Masyarakat berkelanjutan adalah slogan yang indah. Namun, untuk mencapainya bukan hal sederhana. Kita percaya kimia dapat berkontribusi besar untuk merealisasikan masyarakat berkelanjutan itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar