Jumat, 03 Mei 2013

Netralisasi



Netralisasi
Reaksi netralisasi merupakan reaksi penetralan asam oleh basa dan menghasilkan air. Hasil air merupakan produk dari reaksi antara ion H+ pembawa sifat asam dengan ion hidroksida (OH-) pembawa sifat basa,



reaksi : H+ + OH- → H2O

Reaksi : HCl + NaOH → NaCl + H2O

Reaksi ion : H+ Cl- + Na+ OH- → Na+ Cl- + H+ OH-
 


Reaksi netralisasi yang lain ditunjukan oleh reaksi antara asam sulfat H2SO4 dengan calcium hidroksida Ca(OH)2, seperti dibawah ini :




Reaksi : H2SO4 + Ca(OH)2 → CaSO4 + 2 H2O

2 H+ SO42- + Ca2+ 2 OH- → Ca2+ SO42- + 2H+ 2 OH




Jenis-jenis Reaksi Netralisasi

Netralisasi asam kuat dan basa kuat

Contoh reaksi netralisasi asam kuat dan basa kuat adalah antara asam klorida dengan natrium hidroksida.


HCl + NaOH → NaCl + H2O


Ketika asam kuat dan basa kuat bereaksi, maka akan terjadi reaksi netralisasi dan larutan yang dihasilkan bersifat netral (pH=7). Ion yang terbentuk tidak dapat bereaksi dengan air.
Netralisasi asam kuat dan basa lemah
Contoh reaksi netralisasi asam kuat dan basa lemah adalah antara asam klorida dengan amonia.

HCl + NH3 → NH4Cl
 

Reaksi antara asam kuat dan basa lemah menghasilkan garam, tetapi biasanya tidak membentuk molekul air karena basa lemah tidak mempunyai ion hidroksida. Pada kasus ini, air hanya bersifat sebagai pelarut dan bereaksi dengan kation dari garam membentuk basa lemah.
Contoh:



HCl (aq) + NH3 (aq) Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCHPq_UJWd-zRY61cC6aI9Tj_Vyx1538No9hT9EmYZe5gjEM3Q7EqHOf7fHV37B9x_ALyFkwvSP7fGmpN312PTtm_deB2PgE33_nfk-exfll3r9QPkrY7vtd756JMtVY5cODQBGUHytV4/s400/panah+kanan+kiri.pngNH4+ (aq) + Cl- 



dimana ion amonium yang terbentuk, bereaksi lebih lanjut dengan air menurut persamaan reaksi kimia sebagai berikut:

 

NH4- (aq) + H2O Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCHPq_UJWd-zRY61cC6aI9Tj_Vyx1538No9hT9EmYZe5gjEM3Q7EqHOf7fHV37B9x_ALyFkwvSP7fGmpN312PTtm_deB2PgE33_nfk-exfll3r9QPkrY7vtd756JMtVY5cODQBGUHytV4/s400/panah+kanan+kiri.pngNH3 (aq) + H3O+ (aq)


Netralisasi asam lemah dan basa kuat

Contoh reaksi netralisasi asam lemah dan basa kuat adalah antara asam asetat dengan natrium hidroksida


CH3COOH + NaOH Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCHPq_UJWd-zRY61cC6aI9Tj_Vyx1538No9hT9EmYZe5gjEM3Q7EqHOf7fHV37B9x_ALyFkwvSP7fGmpN312PTtm_deB2PgE33_nfk-exfll3r9QPkrY7vtd756JMtVY5cODQBGUHytV4/s400/panah+kanan+kiri.pngCH3COONa + H2O

Ketika asam lemah direaksikan dengan basa kuat maka larutan akan bersifat basa.
Netralisasi asam lemah dan basa lemah

Contoh reaksi netralisasi asam lemah dan basa lemah adalah antara asam asetat dengan amonia membentuk amonium asetat. Reaksinya adalah sebgai berikut:



CH3COOH + NH3 Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiCHPq_UJWd-zRY61cC6aI9Tj_Vyx1538No9hT9EmYZe5gjEM3Q7EqHOf7fHV37B9x_ALyFkwvSP7fGmpN312PTtm_deB2PgE33_nfk-exfll3r9QPkrY7vtd756JMtVY5cODQBGUHytV4/s400/panah+kanan+kiri.pngCH3COONH4



pH larutan yang terbentuk tergantung dari kekuatan asam atau basa. Kekuatan asam atau basa dengan mudah dapat diketahui dari nilai tetapan kesetimbangan asam basa. Semakin besar nilai tetapan keseimbangan, maka semakin tinggi kekuatan asam atau basa.


 

 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar