Jumat, 03 Mei 2013

Hukum Gas Ideal



Hukum Gas Ideal

Hukum gas ideal pV = nRT

Apa gas ideal itu? Kemudian perhatikan hukum itu hanya berlaku untuk gas ideal, gas nyata tidak akan mengikuti persamaan itu, dan Anda pun harus dapat sampai menghayati bahwa dengan hukum ini Anda dapat menghitung salah satu dari p, V, n atau T bila tiga yang lain diketahui.

Kriteria gas ideal :
1. Partikel gas ideal tersebar merata dalam ruang yang sempit dan jumlahnya banyak.
2. Partikel gas ideal senantiasa bergerak dan arahnya sembarang.
3. Tidak boleh ada gaya yang bekerja antar partikel gas ideal atau antara partikel gas dengan dinding kecuali jika bertumbukan.
4. Tumbukan yang terjadi antar partikel gas berlangsung elastis sempurna; dinding dianggap licin dan tegar, partikel gas ideal dianggap bola kecil yang masif.
5. Jarak antar partikel gas ideal jauh lebih besar daripada ukuran partikel gas ideal, sehingga ukuran partikel gas ideal dapat diabaikan.
6. Hukum Newton tentang gerak berlaku.
Contoh gas ideal :
1. Dalam keadaan real tak ada satupun gas sejati yang memenuhi kriteria gas ideal.
2. Gas sejati dapat diberlakukan sebagai gas ideal dengan pembatasan tertentu.
3. Dalam keadaan khusus tersebut (aplikasi teknis), perumusan yang ada menggunakan perumusan gas ideal.
4. Contoh sederhana, motor bensin menggunakan siklus Otto. Gas yang digunakan adalah campuran udara dan bensin, tetapi rumus yang digunakan mengacu pada gas ideal dengan meniadakan unsur gesekan (tumbukan antar partikel dengan dinding) dan gaya geseknya. Gaya adhesi dan gaya kohesi udara dan bensin juga ditiadakan.
5. Simpulan pasti dalam aplikasi teknis, perumusan yang ada menggunakan konsepsi gas ideal.



Adakah ada yang dinamakan gas ideal? Sesungguhnya yang dinamakan gas ideal itu tidak ada. Apa pengertian Ideal? “Ideal” bisa juga di sebut “yang seharusnya sesuai dengan harapan”. Sama halnya dengan kamu yang mengharap pacar adalah cowok atau cewek ideal. Kamu boleh saja berharap dapat cewek atau cowok ideal tapi sampai kapan pun dan di manapun selamanya tidak akan ketemu. Paling bisa ya hanya yang mendekati ideal.

Maka untuk gas juga yang ideal seperti asumsi di atas itu tidak akan ada? Paling ada juga yang mendekati ideal tujuan membuat asumsi gas ideal adalah untuk memudahkan mempelajari gas. Misalnya dalam hal mempelajari Tekanan gas itu asalnya atau tekanan berhubungan dengan energi kinetik partikel gas. Yang menurut asumsi no 3 diatas disebutkan selalu bergerak secara acak kesegala arah.

Di asumsikan pula bahwa untuk gas yang memenuhi kriteria gas ideal harus berlaku hukum-hukum Newton tentang gerak baik itu hukum Newton pertama, Hukum Newton ke-2 juga hukum Newton ke-3 yang biasa disebut hukum aksi reaksi. Ini semata-mata untuk memudahkan kita para pembelajar fisika dalam mempelajari tentang gas.

Selain tekanan pada gas yang berhubungan dengan energi kinetik partikel adalah suhu atau temperatur. Di mana temperatur pada gas berbanding lurus atau sebanding dengan energi kinetik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar