Hukum Gas Ideal
Hukum gas ideal pV = nRT
Apa gas ideal itu? Kemudian perhatikan hukum itu hanya berlaku untuk gas ideal, gas nyata tidak akan mengikuti persamaan itu, dan Anda pun harus dapat sampai menghayati bahwa dengan hukum ini Anda dapat menghitung salah satu dari p, V, n atau T bila tiga yang lain diketahui.
Kriteria gas ideal :
1. Partikel gas ideal tersebar merata dalam ruang yang sempit dan jumlahnya banyak.
2. Partikel gas ideal senantiasa bergerak dan arahnya sembarang.
3. Tidak boleh ada gaya yang bekerja antar partikel gas ideal atau antara partikel gas dengan dinding kecuali jika bertumbukan.
4. Tumbukan yang terjadi antar partikel gas berlangsung elastis sempurna; dinding dianggap licin dan tegar, partikel gas ideal dianggap bola kecil yang masif.
5. Jarak antar partikel gas ideal jauh lebih besar daripada ukuran partikel gas ideal, sehingga ukuran partikel gas ideal dapat diabaikan.
6. Hukum Newton tentang gerak berlaku.
Contoh gas ideal :
1. Dalam keadaan real tak ada satupun gas sejati yang memenuhi kriteria gas ideal.
2. Gas sejati dapat diberlakukan sebagai gas ideal dengan pembatasan tertentu.
3. Dalam keadaan khusus tersebut (aplikasi teknis), perumusan yang ada menggunakan perumusan gas ideal.
4. Contoh sederhana, motor bensin menggunakan siklus Otto. Gas yang digunakan adalah campuran udara dan bensin, tetapi rumus yang digunakan mengacu pada gas ideal dengan meniadakan unsur gesekan (tumbukan antar partikel dengan dinding) dan gaya geseknya. Gaya adhesi dan gaya kohesi udara dan bensin juga ditiadakan.
5. Simpulan pasti dalam aplikasi teknis, perumusan yang ada menggunakan konsepsi gas ideal.
Apa gas ideal itu? Kemudian perhatikan hukum itu hanya berlaku untuk gas ideal, gas nyata tidak akan mengikuti persamaan itu, dan Anda pun harus dapat sampai menghayati bahwa dengan hukum ini Anda dapat menghitung salah satu dari p, V, n atau T bila tiga yang lain diketahui.
Kriteria gas ideal :
1. Partikel gas ideal tersebar merata dalam ruang yang sempit dan jumlahnya banyak.
2. Partikel gas ideal senantiasa bergerak dan arahnya sembarang.
3. Tidak boleh ada gaya yang bekerja antar partikel gas ideal atau antara partikel gas dengan dinding kecuali jika bertumbukan.
4. Tumbukan yang terjadi antar partikel gas berlangsung elastis sempurna; dinding dianggap licin dan tegar, partikel gas ideal dianggap bola kecil yang masif.
5. Jarak antar partikel gas ideal jauh lebih besar daripada ukuran partikel gas ideal, sehingga ukuran partikel gas ideal dapat diabaikan.
6. Hukum Newton tentang gerak berlaku.
Contoh gas ideal :
1. Dalam keadaan real tak ada satupun gas sejati yang memenuhi kriteria gas ideal.
2. Gas sejati dapat diberlakukan sebagai gas ideal dengan pembatasan tertentu.
3. Dalam keadaan khusus tersebut (aplikasi teknis), perumusan yang ada menggunakan perumusan gas ideal.
4. Contoh sederhana, motor bensin menggunakan siklus Otto. Gas yang digunakan adalah campuran udara dan bensin, tetapi rumus yang digunakan mengacu pada gas ideal dengan meniadakan unsur gesekan (tumbukan antar partikel dengan dinding) dan gaya geseknya. Gaya adhesi dan gaya kohesi udara dan bensin juga ditiadakan.
5. Simpulan pasti dalam aplikasi teknis, perumusan yang ada menggunakan konsepsi gas ideal.
Adakah
ada yang dinamakan gas ideal? Sesungguhnya yang dinamakan gas ideal
itu tidak ada. Apa pengertian Ideal? “Ideal” bisa juga di sebut “yang
seharusnya sesuai dengan harapan”. Sama halnya dengan kamu yang mengharap pacar
adalah cowok atau cewek ideal. Kamu boleh saja berharap dapat cewek atau
cowok ideal tapi sampai kapan pun dan di manapun selamanya tidak akan
ketemu. Paling bisa ya hanya yang mendekati ideal.
Maka
untuk gas juga yang ideal seperti asumsi di atas itu tidak akan ada? Paling ada
juga yang mendekati ideal tujuan membuat asumsi gas ideal adalah untuk
memudahkan mempelajari gas. Misalnya dalam hal mempelajari Tekanan gas itu
asalnya atau tekanan berhubungan dengan energi kinetik partikel gas.
Yang menurut asumsi no 3 diatas disebutkan selalu bergerak secara acak kesegala
arah.
Di
asumsikan pula bahwa untuk gas yang memenuhi kriteria gas ideal harus
berlaku hukum-hukum Newton tentang gerak baik itu hukum Newton pertama, Hukum Newton ke-2 juga
hukum Newton
ke-3 yang biasa disebut hukum aksi
reaksi. Ini semata-mata untuk memudahkan kita para pembelajar fisika dalam
mempelajari tentang gas.
Selain
tekanan pada gas yang berhubungan dengan energi
kinetik
partikel adalah suhu atau temperatur. Di mana temperatur pada gas berbanding
lurus atau sebanding dengan energi kinetik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar